Dalam dunia produksi pakaian, sablon dan konveksi adalah dua istilah yang sering terdengar bersamaan. Meski saling berkaitan, keduanya memiliki peran dan proses yang berbeda. Memahami perbedaannya sangat penting, baik bagi pelaku bisnis yang ingin memproduksi merchandise maupun bagi konsumen yang ingin mengetahui kualitas produk yang dibeli.
Sablon adalah teknik mencetak desain di atas permukaan bahan, seperti kaos atau tas, menggunakan tinta khusus. Proses ini ideal untuk pesanan dengan desain yang tidak terlalu rumit dan dalam jumlah yang lebih terbatas. Berdasarkan pengalaman kami, kualitas sablon sangat bergantung pada jenis tinta dan teknik yang digunakan, seperti rubber atau plastisol, yang memengaruhi kelembutan dan ketahanan hasil cetak.
Sementara itu, konveksi merujuk pada usaha yang menangani produksi pakaian secara menyeluruh, mulai dari pemotongan pola, penjahitan, hingga finishing. Konveksi biasanya melayani pesanan dalam jumlah besar (grosir) dengan standar seragam. Keunggulannya terletak pada konsistensi kualitas dan efisiensi biaya untuk produksi massal. Banyak brand fashion lokal bermitra dengan konveksi andal untuk menjaga kualitas produk mereka.
Pada intinya, pilihan antara menggunakan jasa sablon atau konveksi bergantung pada kebutuhan spesifik Anda. Untuk pesanan custom dengan desain khusus dalam jumlah kecil, sablon adalah solusi yang tepat. Namun, untuk kebutuhan produksi pakaian jadi dalam skala besar dengan model yang seragam, bekerja sama dengan konveksi terpercaya akan lebih efektif dan ekonomis.